4 Test Kesehatan Yang Wajib Dilakukan Agar Terhindar Dari Hal Yang Tidak Diinginkan

Setiap orang baik cewek ataupun cowok pasti punya risiko terserang penyakit apa pun jenisnya. Kadang dari luar fisiknya terlihat sehat, tapi ternyata di dalam tubuhnya ada penyakit bahaya yang sudah mulai berkembang. Sampai akhirnya diketahui saat sudah parah. Padahal kalau saja membiasakan diri memeriksakan kesehatan ke dokter secara berkala, barangkali penyakit-penyakit berbahaya bisa diditeksi secara dini. Tak terkecuali cewek yang punya beberapa risiko kesehatan. Situs Judi Online

Beberapa penyakit tak pernah melihat berapa usiamu saat menyerang sistem imun tubuhmu. Karena itu sebisa mungkin cewek di usia 20-an sudah mulai lebih ketat mengintai kondisi kesehatannya sendiri. Paling tidak beberapa tes kesehatan di bawah ini sudah mulai rutin kamu lakukan. Bukankah kamu sering mendengar nasehat klise tentang di balik tubuh yang sehat ada pikiran yang juga kuat? Dan kepala dua ini jadi usia paling produktif bagi siapa pun, termasuk kamu!

1. Usia muda bukan berarti kamu mengabaikan tes tekanan darah, kolesterol fungsi tiroid, liver atau pun fungsi ginjalmu
Cewek nggak cuma berisiko lebih besar terkena anemia, tapi juga penyakit lain seperti tiroid, kolesterol, bahkan diabetes. Rata-rata gaya hiduplah yang jadi salah satu penyebab gangguan kesehatan semacam itu. Semisal kamu cewek aktif tapi setiap harinya lupa mengonsumsi makanan yang mengandung banyak vitamin atau mineral, khususnya zat besi. Sementara setiap bulannya pun darahmu keluar cukup banyak saat menstruasi.

Membuatmu tetap harus melakukan serangkaian tes pengecekan darah lengkap, mulai dari tekanan, kadar kolesterol, sampai gula dalam darah. Lalu tes yang tak kalah penting adalah tiroid, karena penyakit ini pun jadi salah satu masalah kesehatan yang umum dihadapi oleh cewek.

2. Sebab kulit sehat bukan hanya bebas jerawat atau bercahaya, kamu tetap perlu melakukan tes kanker kulit
Siapa bilang kulit yang putih, mulus, dan bercahaya itu selalu sehat?! Sementara dewasa ini tiga hal tadi entah kenapa jadi tolak ukur mutlak setiap wanita. Sampai-sampai rela perawatan mulai dari suntik vitamin atau memakai krim ini itu demi mendapat kulit putih, mulus juga bercahaya.

Padahal penggunaan krim pemutih ini justru bisa saja membuatmu berisiko terkena penyakit berbahaya seperti kanker kulit. Mengingat ada banyak zat kimia yang kadang tak kamu tahu masuk melalui pori-porimu setiap harinya. Belum lagi efek radiasi matahari yang sekarang ini semakin memburuk.

Jadi demi kebaikan dirimu sendiri, setidaknya dalam setiap bulan kamu bisa melakukan pengecekan mandiri terhadap kulitmu ini. Kalau pun kamu menemukan beberapa tahi lalat baru yang tumbuh, dan kelihatannya mencurigakan. Kamu bisa segera melakukan pengecekan medis ke dermatologis.

3. Pap smear setiap 3 tahun sekali, mengingat rahim itu hal terpenting untuk seorang wanita, apalagi kalau kamu aktif berhubungan seksual
Seperti yang kamu tahu, kanker serviks jadi salah satu penyakit yang menakutkan bagi setiap perempuan. Selain perihal rahim yang harus diangkat jika penyakitnya sudah di stadium lanjut, penyakit ini pun jadi salah satu penyebab kematian tebesar untuk perempuan. Jadi sekali pun kamu masih mudah setidaknya setiap tiga sampai 5 tahun sekali, kamu perlu melakukan tes pas smear. Terutama untuk kamu yang sudah aktif berhubungan seksual.

http://www.atm303.com/slots.html

4. Tes kanker payudara baik sendiri atau langsung ke dokter spesialis, biar kelak kamu bisa memberi anakmu ASI eksklusif
Selain kanker serviks, ada juga kanker payudara yang sama-sama menjadi momok menakutkan untuk kamu para cewek. Penyakit ini pun menyerang tanpa peduli usia, bahkan di usia 18 atau 19-an. Padahal baik rahim ataupun payudara sendiri jadi organ penting bagi setiap perempuan. Kelak dari rahimmu akan berkembang bayi mungil. Lalu payudaramu ini jadi makanan dan minuman pertama bagi anak-anakmu kelak.

Jadi kalaupun tak melakukan tes mammogram setiap lima tahun sekali ke dokter, kamu tetap bisa melakukan pengecekan mandiri setiap harinya saat sedang mandi. Kamu bisa meraba sendiri payudaramu, merasakan apakah ada benjolan yang kira-kira mencurikan atau tidak. Atau sedari muda ini kamu pun bisa melakukan pencegahan dengan pola hidup yang sehat.

Alasan Beberapa Wanita Masih Sulit Mengiyakan Ajakan Untuk Menikah

Hubunganku denganmu memang diisi dengan canda tawa, namun hal itu tak membuat keseriusan di antara kita menghilang. Saat memutuskan untuk merajut tali kasih, baik kamu dan aku pun tahu bahwa suatu saat nanti kita akan menikah. Entah itu kapan, tapi komitmen yang dipegang sejak awal kian terjaga.

Seringkali kamu mendengar lebih banyak kaum sejenismu yang enggan untuk segera menikah dibanding kaumku. Masyarakat menilai kaumkulah yang seperti memohon-mohon untuk menyegerakan pernikahan, sedangkan di mata mereka kaummu yang menunda karena butuh persiapan yang matang. Persiapan yang katanya tak akan ada hentinya, selalu saja ada yang kurang. Tapi aku sudah mantap memutuskan,

Aku tak seperti wanita kebanyakan. Ketika dirimu telah siap membangun rumah tangga, maaf saat ini aku belum bisa mengiyakan. Kenyataannya masih terdapat beberapa hal yang mengganjal hati. Sulit untuk dijelaskan, karena mungkin menurutmu tak rasional. Jika melalui lisan kamu sulit menerima, melalui tulisan ini mungkin bisa membuatmu mengerti. Semoga dan semoga…

Menikah itu tak sekedar dilandasi rasa cinta dan kasih sayang semata, tapi kemauan berjuang dalam mewujudkan rumah tangga impian bersama. Situs Judi Online Terpercaya

Umurku semakin dewasa dan membawa cukup banyak perubahan pada pola pikirku saat ini. Dulu mungkin memandang pernikahan sangatlah indah yang penuh senda gurau bersama orang terkasih, ternyata sekarang tak demikian. Beberapa kejadian yang dialami orang-orang sekitar telah membuat mata dan hatiku terbuka pada apa arti pernikahan sebenarnya. Menikah tak selalu tentang rasa cinta dan kasih sayang semata, tapi bagaimana cara aku dan kamu membangun kedua rasa memiliki sampai akhir, yang sebelumnya dipenuhi dengan berbagai ujian dalam menjalaninya.

Aku tahu kita berdua mempunyai deskripsi masa depan keluarga impian, kita pun sudah sering membicarakannya. Namun lagi-lagi, banyak yang perlu dipersiapkan tak hanya soal kemapanan harta dan fisik, tapi juga mental. Karena menikah, tak sesederhana itu.

Menikah bukan hanya urusan kita berdua. Kita pun harus sama-sama berusaha untuk menyatukan dua keluarga.

Cinta dan rasa sayang yang kita berdua miliki akan semakin terasa dan tergali ketika menikah. Ya, pernikahan bukan sekadar ujian coba-coba, tapi ujian nyata yang akan kita lalui dan harus terlewati dengan sebuah penyelesaian. Di balik itu semua, kamu dan aku tak akan berjalan dan melakukan segalanya berdua saja. Karena sebenarnya, ada keluarga dan teman-teman yang akan mengisi hari-hari kita bersama. Mungkin tak setiap hari, tapi keberadaan mereka yang jarang ini kadang membawa guncangan pada pernikahan kita.

Ketidaksamaan prinsip atau pemikiran sering menimbulkan prahara di antara keluarga. Saat keluargamu berkata A, keluargaku berkata B. Ketika temanmu berkata X, temanku berkata Y. Mereka memang tak mencampuri semua hal pernikahan kita, namun keberadaan dan saran-saran yang mereka berikan saat hubungan kita dilanda masalah ada kalanya menimbulkan masalah bagi kita berdua. Bagaimanapun juga, mereka adalah orang-orang yang akan kita datangi untuk meminta saran jika sedang membutuhkan.

Hal ini membuat aku dan kamu harus beradaptasi dengan mereka. Demikian pula mereka yang harus saling beradaptasi dan saling memahami satu sama lain. Aku khawatir tentang hal ini, hal di mana aku tak mampu mengakrabkan diri dengan keluarga dan teman-temanmu. Atau bahkan keluarga dan teman-teman kita yang tak bisa beradaptasi dengan baik. Aku menyangsikan hal itu dan sepertinya memang butuh waktu dan proses.

Kadang, muncul rasa ragu dalam diriku. Ada rasa segan mengingat kelebihanmu, namun muncul rasa enggan karena kekuranganmu.
Kamu itu terlalu sempurna buat aku. Enam kata tersebut mungkin pernah terucap olehku ketika kita berdua sedang berjalan bersama. Aku jujur mengatakannya karena begitu saja 6 kata tersebut terucap dari bibir. Ya, kamu terlalu sempurna untukku karena tak hanya wajah dan kepandaian saja, tapi juga sifat dan sikapmu yang membuatku tercengang melihatnya. Meskipun kadang kamu terlalu cuek dan kurang peka, tapi bagiku kamu tetap sempurna. Hal ini yang terkadang sukses membuatku bingung.

Namun, aku pun juga pernah berpikir apakah benar akan melanjutkan sisa hidup di kemudian hari bersama dengan dirimu? Bersama dirimu yang memiliki kekurangan dan kadang sulit untuk menerimanya? Meskipun kamu memiliki banyak kelebihan yang mampu menutupi kekuranganmu, namun tetap saja keraguan itu terkadang muncul. Ya, aku ragu karena kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki. Pertanyaan ini sering berputar-putar dalam pikiranku: Apakah aku mampu hidup dengan seseorang dengan kelebihan dan kekurangan seperti itu? Rasa segan akan kelebihan dan hati yang sulit menerima kekuranganmu ini hingga sekarang belum hilang.